Kicauan Burung

Posted: 14 September 2009 in Cerita Refleksi

Benak para murid dipenuhi macam-macam pertanyaan
tentang Tuhan

Kata Sang Guru:
‘Tuhan adalah yang-Tak-dikenal, bahkan
Yang-Tidak-dapat-dikenal.
Setiap pernyataan tentang Dia,
seperti pula setiap jawaban
terhadap pertanyaanmu, hanyalah
mengacaukan Kebenaran’.

Para murid bingung.
‘Lalu mengapa anda masih juga berbicara tentang Dia?’

‘Mengapa burung berkicau?’
tangkis sang Guru.

Burung berkicau bukan karena ia ingin menyatakan sesuatu.
Ia berkicau karena ia ingin berkicau.

Kata-kata cendikiawan haruslah bisa dipahami.
Kata-kata sang Guru tidak untuk dipahami, melainkan untuk didengarkan
seperti orang mendengarkan desir angin di pohon,
gemercik air di sungai dan kicauan burung.
Semua ini akan membangkitkan sesuatu dalam hati,
yang melampaui segala pemahaman.

Anthony De Mello SJ

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s