Rahasia dari Biara The Ark II

Posted: 3 September 2009 in Introspeksi

Puisi-puisi ini diambil dari :

The Book of Mirdad
Kitab Rahasia dari Biara The Ark
Mikhail Naimy

Untuk mendapatkan penjelasan tentang maknanya diharapkan membaca bukunya secara menyeluruh, untuk menjauhkan dari kesalahan penafsiran atau presepsi yang kurang tepat.

Apa yang kau baca dari Kitab?
Apakah engkau membaca hukum tuhan yang dituliskan dengan tintan emas di dinding-dinding kubah dan kuil? Atau kenyataan yang terukir dalam hati?

Jika engkau membaca dengan seksama Kitabmu, maka engkau akan menunjukkan kepada manusia cara membangun sebuah surga di Bumi.
Karena hati yang kudus di bumi adalah surga. Sementara hati yang kudus di surga adalah bumi …
Tak ada taman yang disewakan di Surga. Namun sebuah daerah kehidupan Surgawi ada di atas Bumi seperti di mana pun di Jagad Raya ini.
Mengapa engkau harus menjulurkan leher dan memicingkan mata untuk melihatnya?
Neraka bukanlah perapian membara yang harus dihindari dengan banyak berdoa dan membakar dupa. Namun neraka adalah keadaan hati sebagaimana di Bumi seperti di mana pun yang terpetakan.
Kemanakah engkau melarikan diri dari api yang ditimbulkan oleh hatimya kecuali engkau melarikan diri dari hatimu sendiri?

Saatnya untuk melepaskan ketelanjangan telah tiba. Dan aku datang membantumu melepaskan kulit-kulit tambahanmu — daun ara penutup tubuhmu — agar engkau dapat membantu semua perindu di dunia untuk melepaskan dau ara mereka. Aku hanya menunjukkan jalan; namun masing-masing dari kalian akan membuka daun ara kalian sendiri, dan pengantian ini akan menyakitkan.

Jangan menunggu keajaiban untuk menyelamatkan dirimu, atau takut terhadap rasa sakit; Karena Pengertian yang telanjang akan mengganti rasa sakitmu dengan kegembiraan abadi.
Sekali lagi kukatakan kepadamu, Engkaulah air bah, bahtera dan nahkodanya. Nafsu kalianlah air bahnya. Tubuh kalianlah bahteranya. Iman kalianlah nahkodanya. Namun di atas semua itu adalah kehendakmu. Dan lebih dari itu semua adalah pengertianmu …
Kalian semua adalah pembuat kapal. Kalian semua adalah pelayar. Itulah tugas yang diberikan kepadamu dari keabadian agar engkau dapat mengarungi lautan tanpa batas yaitu engkau dan di dalamnya engkau akan menemukan harmoni tanpa suara yang disebut Tuhan.

Namun karena menuntun Manusia kepada takdirnya adalah pekerjaan Mirdad, maka dengarlah! Mirdad telah membuatkan kalian sebuah bahtera yang menakjubkan, sebuat bahtera yang kokoh dan dinahkodai dengan baik.
Bahtera yang tak terbuat dari kayu dan tar; tak berisi gagak, kadal, atau pun hyena. Namun sebuat bahtera Pengertian Kudus yang akan menjadi suar bagi mereka yang rindu untuk menaklukkan. Pemberatnya bukanlah botol-botol anggur yang ditumpuk, melainkan hati yang dipenuhi cinta kepada segalanya.
Barang bawaannya bukan tanah dan harta benda, atau perak, emas dan permata, melainkan jiwa yang terpisah dari bayangan dan diselimuti cahaya dan kebebasan Pengertian.
Biarkan mereka yang ingin melepas sauh mereka dari Bumi; dan mereka yang ingin disatukan; dn mereka yang merindu untuk menaklukan diri mereka sendiri — biarkan mereka naik ke bahtera.

Tidak hanya satu hal yang kau tuai pada satu waktu, namun semua hal kau tuai sepanjang waktu. Engkau adalah penanam, pemanen dan penuai, ladang dan pemisah biji. Jika engkau seorang pemanen yang miskin, lihatlah biji yang telah kau tanam di tempat lain dan biji yang engkau perkenankan mereka menanamnya dalam dirimy. Lihat juga si penuai dan aritnya, dan ladang dan pemisah bijinya.

Apabila engkau telah membajak tanah tandus dalam hatimu, hingga ia ditumbuhi rumput, dan menjadi hutan lebat tempat hewan-hewan buas dan binatang-binatang melata berkeliaran dan berkembang biak?

Apakah engkau telah menyiangi akar-akar beracun yang bertautan dalam gelap dan mencekik akar-akarmu, dan menghisap jiwamu?
Atau apakah engkau telah memangkas habis dahan-dahan dalam dirimu yang penuh lubang dimakan ulat atau kering digerogoti hama?
Memang engkau telah belajar membajak, menyiangi dan memangkas kebun anggurmu yang ditanam di tanah. Namun engkau telah mengabaikan kebun anggur yang tak tumbuh di tanah.
Betapa sia-sia semua pekerjaanmu kecuali engkau sungguh berniat menanam anggur di kebun anggurmu!

***

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s