Zen Dalam Secangkir Teh

Posted: 27 August 2009 in Cerita Refleksi

Seorang guru besar sebuah perguruan tinggi mengunjungi Nan-in, guru Zen di Jepang
Nan-in menuangkan teh ke dalam cangkir. Dan meskipun cangkir telah penuh ia menuang terus-menerus.

Guru, teh telah melimpah keluar carngkir. Janganlah menuang lagi. Engkau persis cangkir ini, penuh dengan pandangan dan cara berpikirmu sendiri. Jika tak kau kosongkan cangkirmu itu terdahulu, bagaimana saya mesti menunjukan Zen padamu?

Mereka yang dipenuhi dengan pandangan-pandangannya sendiri akan tuli pada kata-kata bijak dari orang lain. Yang sering terjadi dalam diskusi antara dua orang adalah yang satu akan mendesakkan pandangannya pada yang lain. Akibatnya, ia tak belajar apapun kecuali pandangan-pandangannya sendiri.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s