……..atau tanda kehormatan

Posted: 27 August 2009 in Cerita Refleksi

Seorang lelaki sedang belajar untuk meraih gelar doktor di bidang filafat. Istrinya menyadari betapa seriusya ia belajar ketika suatu hari ia berkata kepadanya.

“Mengapa kamu sangat mencintai saya?”

Segera ia menyahut, “Bila kau berkata ‘sangat’

apakan kau maksudkan intensitas, kedalaman, frekuensi, kualitas atau lamanya?”

Dengan memotong daun bunganya
Tak seorang pun pernah mendapatkan
Keindahan bunga mawar

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s