Pakaian Liturgi

Posted: 4 August 2009 in Cerita Refleksi

Oktober, 1917: Pecahlah Revolusi Rusia. Sejarah manusia mendapatkan dimensi baru.

Dikisahkan, bahwa tepat pada bulan itu Gereja Ortodoks Rusia mengadakan sidang sinode. Berlangsunglah suatu perdebatan sengit mengenai warna pakaian yang harus digunakan dalam upacara-upacara ibadat. Ada yang dengan suara keras menandaskan, bahwa seharusmya berwarna putih. Yang lain, dengan suara tidak kalah kerasnya, mengatakan bahwa harus berwarna ungu .

Berusaha mengerti masalah-masalah revolusi jauh lebih sukar daripada menyiapkan upacara ibadat yang indah. Aku lebih suka berdoa daripada terlibat dalam pertengkaran dengan tetangga.

Catatan : Sinode (Yunani) = pertemuan para uskup wilayah gerejani

(Anthony De Mello SJ)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s