TravelPhoto Story at Jomblang Cave – Gunung Kidul

Please Read my story at

https://steller.co/s/5wmYhtgNrxW?from_newsletter=&utm_source=100&utm_medium=view&utm_term=story&utm_campaign=achievement

Advertisements

Tentang Fotografi

 AA

Perkembangan dunia fotografi pada milenium ke tiga ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Jika dahulu fotografi hanya dapat dinikmati segelintir kalangan saja, saat ini mungkin separuh lebih penduduk di bumi ini pernah bersentuhan dengan fotografi (minimal memotret dengan kamera handphone).
Ada pepatah yang mengatakan: “Tak kenal, maka tak sayang”. Begitu juga halnya dalam fotografi. Jika kita tidak mengenal dan memahami prosesnya, maka akan sulit bagi kita untuk dapat menghasilkan gambar sesuai dengan apa yang kita inginkan. Mengenal dan memahami proses fotografi menjadi wajib hukumnya apabila kita ingin serius untuk menekuni dunia fotografi, baik sebagai hobi maupun profesi.
Arti Fotografi
Fotografi (photography) adalah melukis dengan cahaya yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu, photos : Cahaya dan Grafo : Melukis. Menurut istilah, fotografi adalah proses atau metode untuk menghasilkan gambar berupa foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya seperti film yang ditempatkan di dalam kamera. (sejak era fotografi digital, fungsi film telah digantikan oleh sensor yang terdapat di dalam kamera).
Lensa
Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya (film/sensor). Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan. Alat yang digunakan dalam proses ini kemudian disebut lensa.
Secara umum, lensa dibagi ke dalam tiga jenis, yakni Lensa Standar, Lensa Lebar (Wide Lens), dan Lensa Tele. Lensa Standar adalah lensa yang berjarak fokal 50mm. Lensa 50 mm memiliki jarak pandang yang kurang lebih sama seperti pandangan mata manusia. Ada juga yang menyebut lensa 50mm adalah “lensa jujur”. Lensa lebar adalah lensa yang berjarak fokal di bawah 50mm. Sedangkan lensa tele adalah lensa yang berjarak fokal di atas 50mm.
Lebih Jauh mengenai lensa akan saya coba ulas pada tulisan saya yang akan datang.
Film/Sensor
Setelah cahaya melewati lensa dan difokuskan, kemudian cahaya tadi diteruskan untuk selanjutnya ditangkap oleh film/sensor.
Film/Sensor di dalam kamera memiliki tingkat kepekaan terhadap cahaya yang berbeda. Pada film, tingkat kepekaan disebut ASA, sedangkan pada Sensor, tingkat kepekaan disebut ISO.
Mungkin Anda masih ingat pada era kamera analog dulu ketika membeli sebuah roll film. biasanya di sana tertulis ASA 100, 200, dst. Itulah nilai kepekaan film terhadap cahaya. Semakin tinggi nilai ASA pada sebuah film, maka semakin peka film tersebut terhadap cahaya. Pada masa itu, seorang fotografer professional akan mengganti film ketika ketika mendapati situasi cahaya yang berbeda intensitasnya.
Pada era kamera digital di mana fungsi dari film telah digantikan oleh sensor, kepekaannya dapat diatur melalui kamera sesuai kebutuhan kita. Jika kita memotret objek pada siang hari di luar ruangan misalnya, maka kita cukup mengatur ISO pada nilai 100 atau 200. Jika memotret di dalam ruangan (malam atau siang hari), maka kita dapat mengatur nilai ISO menjadi 400, 800, 1600, dst (sesuai dengan kebutuhan).
Perlu diingat: Pada kamera digital, pemakaian ISO yang terlalu tinggi dapat menurunkan kualitas gambar yang dihasilkan (terutama pada kamera saku digital). Anda dapat mencobanya sendiri dengan seting ISO yang berbeda karena tiap-tiap kamera memiliki performa High ISO yang berbeda.
Pencahayaan (exposure)
Proses pengambilan gambar dalam fotografi bergantung sepenuhnya kepada cahaya. Oleh karena itu kemampuan seorang fotografer di dalam melihat, memahami, dan merasakan cahaya adalah salah satu faktor harus dimiliki oleh seorang fotografer untuk menghasilkan gambar yang sesuai seperti apa yang diinginkan.Untuk menentukan pencahayaan yang sesuai, seorang fotografer biasanya menggunakan alat pengukur cahaya yang disebut lightmeter (baik yang terdapat di dalam badan kamera atau yang dibeli secara terpisah).

Setelah mendapatkan nilai pencahayaan yang tepat, kemudian seorang fotografer dapat mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ASA/ISO, diafragma (aperture), dan kecepatan rana (shutter speed) sesuai dengan keinginannya.

Kombinasi Segitiga Fotografi (ASA/ISO, Diafragma, dan shutter speed) disebut sebagai pencahayaan (exposure).

Tidak ada benar dan salah mengenai pemilihan pencahayaan di dalam fotografi. Pencahayaan yang tepat di dalam fotografi adalah pencahayaan yang sesuai dengan keinginan seorang fotografer. Terkadang, seorang fotografer menginginkan pencahayaan yang lebih terang atau lebih gelap dari sebenarnya.
Demikian tulisan singkat saya mengenai Fotografi. Semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Kritik, saran, dan pertanyaan tentang fotografi, terutama yang berhubungan dengan tulisan saya dapat diposkan melalui kolom komentar. Terima kasih.

New Design

Crosslink%206%20B

Christian Pocket Guide untuk BlackBerry/Smartphone

VEELABS dengan bangga mempersembahkan Aplikasi BlackBerry Christian Pocket Guide, sebuah aplikasi panduanSaat Teduh bagi umat Kristiani, disertai dengan Renungan Harian langsung di BlackBerry Anda.
Christian Pocket Guide dilengkapi dengan fitur – fitur istimewa, diantaranya: Komunitas Mobile interaktif yang canggih danmenarik untuk Anda dapat berbagi kesaksiantulisan dan diskusi dengan sesama pengguna melalui Komunitas CPG,Buletin CPG yang berisikan aneka informasi rohani, Kalender hari-hari Besar umat Kristiani dan masih banyak lagi.
Christian Pocket Guide untuk BlackBerry/Smartphone dapat didownload di http://CPG.VEELABS.com
Fitur :
Fitur Renungan Harian bagi umat Kristiani yang bermanfaat
Nyanyikan lagu pujian kesukaan Anda dengan iringan musik yang lembut melalui fitur Karaoke
Pengingat Doa Pagi dan Doa Malam dengan Voice Guide
Komunitas CPG untuk berbagi tulisan Rohani dengan sesama pengguna, melalui kategori dan topik-topik menarik yang telah tersedia
Desain yang segar dan menyejukkan
Aplikasi berbahasa Indonesia
Sangat mudah digunakan
Ukuran kecilhemat memori,dan hemat baterai
Penghitung waktu mundur untuk hari-hari besar Kristiani
Notifikasi Alert menggunakan Ribbon, Icon, dan Fitur Getar
Akses dan loading data yang cepat
Berbagi informasi mengenai aplikasi ini langsung melaluieMailFacebook, dan Twitter
dan masih banyak lagi… 

Christian Pocket Guide untuk BlackBerry/martphone dapat didownload di http://CPG.VEELABS.com

 

Semoga Bermanfaat….

– WANITA –

Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.

Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”

Tuhan menjawab:

“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?”

“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”

Malaikat itu takjub.

“Hanya dengan dua tangan?….impossible!“

Dan itu model standard?!

“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini,

besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.

“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini,

karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.

“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri,

dan bisa bekerja 18 jam sehari”.

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.

“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”

“Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“

“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.

Tuhan menjawab:

“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi.”

Malaikat itu menyentuh dagunya….

“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh!

Seolah terlalu banyak beban baginya.”

“Itu bukan lelah atau rapuh….itu air mata”, koreksi TUHAN

“Untuk apa?”, tanya malaikat

Dia berkorban demi orang yang dicintainya.

Mampu berdiri melawan ketidakadilan.

Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.

Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.

Cintanya tanpa syarat.

Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.

Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .

Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.

Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.

Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.

Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:

Dia lupa betapa berharganya dia…

…Engkau adalah Aku…

Jika engkau dapat melihat dan berbicara dengan benar, maka engkau tak akan melihat apa pun selain dirimu dan mengatakan apa pun selain dirimu…

Jika engkau mendapati duniamu menjadi teka-teki yang membingungkan, itu karena dirimulah teka-teki yang membingungkan…

Jika engkau menjadi satu, maka duniamu adalah satu, dan engkau berada dalam kedamaian bersama para penghuni surga dan seluruh penduduk bumi…

Jika engkau menjadi banyak, maka duniamu adalah banyak, dan engkau berada dalam peperangan tanpa akhir…

Kesadaran selalu berubah, ucapan dari kesadaran tak pernah jelas, karena pengertian terhalang oleh kabut dan semakin jauh ketika diucapkan…

Jika engkau memiliki keyakinan, yakinlah seperti dirimu sendiri

Jika engkau memiliki kepercayaan, percayalah seperti yang engkau percayai

Dan jika engkau berpengertian, maka engkau akan mengerti apapun seperti dirimu…

Salam Sahabat….

Benar & Salah

Dalam hidup kita terbiasa dengan cara pandang dualisme, baik-buruk, benar-salah, terang-gelap, hitam putih, dsb, hingga kita terkadang terkotak-kotak dalam satu pandangan tertentu..

Kita ingat dahulu pertama tidak berani berpikir benar dan salah mulut kita tidak berani berbicara tentang untung rugi.

Beberapa tahun kemudian mulai berpikir tentang benar dan salah, mulut mulai berbicara tentang untung rugi, dan untuk pertama kalinya berani menyadari banyak hal.

Setelah beberapa tahun mulai berani berpikir tentang apa saja tanpa membedakan benar dan salah, mengatakan apa saja yang ada dimulut kita tanpa membedakan untung dan rugi.

Setelah beberapa tahun lagi bepikir tentang apa saja yang datang ke dalam benak kita dan mengatakan apa saja yang ada dipikiran kita tanpa berpikir benar dan salah. Saat itulah kita mencapai ketenangan yang luar biasa, tidak lagi berpikir benar dan salah, untung dan rugi, menggapai pikiran yang universal (menyatu dengan alam). Dan tidak lagi berpikir tentang kejadian yang telah lewat, tetapi apa yang ada di hati dan pikiran.